Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Seri kisah sahabat

JADILAH KAYA RAYA BILA ITU PERLU -

7 dari 10 sahabat nabi yang dijamin masuk surga, merupakan para pembisnis unggul yang harta kekayaannya sangat berlimpah. Lewat kekayaan itu, para sahabat yang merupakan pembisnis tersebut membantu umat. Artinya bahwa peluang masuk surga tak melulu bagi mereka yang familiar kita kenal penghuninya adalah orang miskin, saja. Kemiskinan bisa membuat seseorang masuk surga bila syarat dan ketentuan berlaku. Begitupun bagi mereka yang kaya raya. Cobaan kekayaan membuat mereka masuk surga, cobaan kemiskinan juga membuat mereka masuk surga. Kekayaan dan kemiskinan merupakan cobaan, tidak lebih.  Kembali lagi kepada 7 sahabat nabi tersebut. Bila kita telisik baik-baik bagaimana kehidupan 7 orang sahabat nabi ini mereka sama-sama memiliki pola hidup yang hampir mirip. Mereka gemar bersedekah, menginfakkan harta mereka dijalan Allah dan memerdekakan para budak. Suatu hari, Bilal bin Rabah, disiksa oleh majikannya, Ummayah bin Khalaf. Di bawah panas terik kota Mekkah, pasir dan debu menambah ...

UMAR BIN KHATTAB DAN SEORANG LELAKI YANG MENGELUH -

Bila hari ini kamu berpikir bahwa tanggungjawab menjadi seorang bapak adalah mencari nafkah kepada keluarganya. Maka, ada baiknya kamu membaca kisah ini. Kisah ini akan menjungkirkan balikkan pendapat mu terhadap sekadar mencari nafkah siang malam saja. Namun ada hal paling esensial yang semestinya telah kamu lakukan jauh sebelum memiliki anak dan keluarga. Suatu hari seorang lelaki tua mengeluh kepada Umar bin Khattab tentang perilaku buruk anaknya kepada dirinya. Lantas Umar bin Khattab keheranan "bagaimana mungkin seorang anak bisa berlaku buruk kepada orangtuanya?" Tanya Umar. "Ya, dia berlaku kasar kepada ku di saat aku sudah tidak lagi kuat seperti sediakala" kata si lelaki tua tersebut. "Apa yang sudah kamu lakukan semasa kamu muda dulu terhadap anak-anak mu, wahai si fulan?" Umar bertanya lagi, mencoba menyelidik Maka si lelaki tua itu menceritakan berbagai macam kehidupannya. Yang bekerja siang malam untuk keluarganya, selayaknya kebanyakan orang....

MENGUBAH HARGA PASAR DI MADINAH -

Suatu hari, orang-orang Yahudi di Madinah hendak mengganggu orang-orang muslim yang baru tumbuh subur di sana. Salah satu yang dilakukan orang-orang Yahudi adalah dengan mencoba menaikkan harga pasar, mereka mulai memborong banyak barang utamanya kebutuhan pokok yang diperlukan kaum muslimin yang pada waktu itu masih belum stabil perekonomian mereka. Ada beberapa sahabat yang kala itu menjadi pedagang besar, salah satunya Utsman bin Affan. Orang-orang Yahudi pun hendak membeli barang dagangan Utsman, membeli keju, gandum dan hal-hal yang di miliki Utsman. Bagi orang Yahudi, saat barang-barang tersebut tiba-tiba langka dipasaran, maka orang mereka akan menaikkan harga kebutuhan pokok tersebut. Namun, Utsman tahu hal itu. Salah satu orang Yahudi mulai menawarkan dagangan Utsman, yang pertama menawarkan setiap item yang dijual Utsman akan dibeli satu kali lipat? Utsman menolak. Orang Yahudi yang lain datang menawarkan, "bagaimana bila dua kali lipat?" Utsman kembali menolak, ...