Suatu hari, Nabi Allah Ibrahim kedatangan tamu yang tak dikenal. Seorang lelaki tua berumur 70-an tahun. Lelaki itu datang meminta makanan di rumah Nabi Ibrahim as. Namun, nabi Allah Ibrahim tak langsung memberi makanan kepada lelaki tua tersebut. Nabi Ibrahim bertanya kepada lelaki tua, "Apakah kamu mempercayai Allah?". Dengan cepat, lelaki itu menjawab bahwa dia ateis, tidak mempercayai Tuhan, tidak mempercayai Allah. Nabi Ibrahim menawarkan agar lelaki tua mengikuti Millah Ibrahim dan akan memberinya makan. Namun, lelaki tua tersebut enggan mengikuti dan memilih tidak meminta makanan dari Ibrahim dan pergi meninggalkan nabi Allah Ibrahim. Apakah kisahnya, berhenti di sini? Jawabannya tidak, Kawan. Seketika sesaat setelah Lelaki Tua itu pergi. Allah SWT menegur Nabi Allah Ibrahim, "Wahai Ibrahim, Lelaki Tua itu selama 70 tahun enggan untuk mempercayai Ku, namun Aku tetap memberinya makanan" kurang lebih begitulah redaksi Allah kepada nabi Ibrahim. Seperti tersadar...